KEMBALI
HADIS #818 / 3,367

H.R. DARIMI

أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ وَحَجَّاجُ بْنُ الْمِنْهَالِ قَالَا حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا عَامِرٌ الْأَحْوَلُ قَالَ حَجَّاجٌ فِي حَدِيثِهِ عَامِرُ بْنُ عَبْدِ الْوَاحِدِ قَالَ حَدَّثَنِي مَكْحُولٌ أَنَّ ابْنَ مُحَيْرِيزٍ حَدَّثَهُ أَنَّ أَبَا مَحْذُورَةَ حَدَّثَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَّمَهُ الْأَذَانَ تِسْعَ عَشْرَةَ كَلِمَةً وَالْإِقَامَةَ سَبْعَ عَشْرَةَ كَلِمَةً
Terjemahan Indonesia:

Telah mengabarkan kepada kami [Abu Al Walid Ath Thayalisi] dan [Hajjaj bin Minhal] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammam] telah menceritakan kepada kami ['Amir Al Ahwal], [Hajjaj] menyebutkan dalam haditsnya; ['Amir bin Abdul Wahid] ia berkata: telah menceritakan kepadaku [Makhul] bahwa [Ibnu Muhairiz] mengabarkan kepada kami, bahwa [Abu Mahdzurah] menceritakan kepadanya, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mengajarinya cara mengumandangkan adzan dengan sembilan belas kalimat, dan iqamah dengan tujuh belas kalimat."

MENU
Pilih fitur atau navigasi